dance class

by cyberBlack provides the latest news | 02.10 in |

We practice and promote traditional folk dances from all over Indonesia, including: Bali, Java, Sulawesi, Sumatra and many other provinces. Our four volunteer instructors have many years of experience in performing various dance styles. Our dance repertoires include Cendrawasih, Sekar Jagat, Puspanjali, Saman, Yapong, Pepoinaya, Gelang Soko and many more.


We have ongoing dance class and rehearsals throughout the year. All club participants will be asked to perform in upcoming local community events such as Festivals, Newark Nite, Community Day, various parades and other ICC sponsored events. This participation, however, is not mandatory. We only ask the participants who we feel are ready to perform.



For classes we do ask that each participant wears comfortable clothing. Sarongs are optional; if you don’t own a sarong, we have many that you can borrow for practice.

Class and rehearsals are typically held every other Sunday from 3-5 PM. Please see our event calendar for our rehearsal schedule. Remember that your 1st class is FREE, so come and join us!

To book us for cultural events or any private functions, please send your request to info@indonesiancc.org This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it or go to our Contact page. Performance donations (if any) will be applied to the further advancement of ICC activities and cultural programs throughout the year.


READ MORE - dance class

Jepara Paradise

by cyberBlack provides the latest news | 01.58 in |

Jepara to become the tourist destination of Jawa, located at the shore of North Jawa, with it’s famous white sand beaches, blue sea, hotels and restaurants, historical monuments, national parks, furniture and souvenir shopping, clean city are the proud of Jepara.

The city of Jepara, worldwide known in the furniture business, since some foreigners started to export it’s unique carved furniture products about 25 years ago, currently accomodates a 3,000 expats, employed in the furniture- and other business.

The best swimming beach in Jepara is the crowded visited Bandengan Bay Beach, with clear waters, clean wide beach, and powdered sugar sand, perfect for sunbathing.

There are many other bays around Jepara, most of them still in original state, where you may only see your own footprints during a walk.


Local fishermen celebrating Ketupatan, a traditional celebration for safety on the water.
READ MORE - Jepara Paradise

Mengkonfigurasi DNS Server

by cyberBlack provides the latest news | 23.03 in |

Mengkonfigurasi DNS Server:

Membuat Primary dan Secondary DNS Server

Joko Yuliantoro & Onno W. Purbo

Computer Network Research Group (CNRG)

Institut Teknologi Bandung (ITB)

Untuk beroperasinya sebuah jaringan komputer Internet, sebetulnya pengalamatan sebuah komputer dilakukan menggunakan angka yang dikenal sebagai Internet Protocol (IP) Address yang terdiri dari 32 bit. Tentunya akan sukar bagi manusia / user untuk mengingat sekian juta komputer di seluruh Internet. Untuk itu dikembangkan penamaan mesin yang lebih manusiawi menggunakan konsep Domain Name System (DNS). Pada tulisan ini kami akan mencoba menjelaskan cara mensetup DNS Server di mesin dengan OS UNIX. Kemampuan ini akan sangat dibutuhkan bila sebuah institusi /perusahaan ingin mempunyai nama hostname sendiri di Internet.

Domain Name System adalah salah satu jenis sistem yang melayani permintaan pemetaan IP Address ke FQDN ( Fully Qualified Domain Name ) dan dari FQDN ke IP Address. FQDN lebih mudah untuk diingat oleh manusia daripada IP Address. Sebagai contoh, sebuah komputer memiliki IP Address 167.205.22.114 dan memiliki FQDN “nic.itb.ac.id”. Nama “nic.itb.ac.id” tentunya lebih mudah diingat daripada nomor IP Address di atas. Apalagi setelah lahirnya konsep IP Version 6 yang memiliki 6 segment untuk setiap komputer sehingga nomor IP Address menjadi semakin panjang dan lebih sulit untuk diingat. Selain itu, DNS juga menyediakan layanan mail routing, informasi mengenai hardware, sistem operasi yang dijalankan, dan aplikasi jaringan yang ditangani oleh host tersebut.

Pada sistem operasi UNIX, DNS diimplementasikan dengan menggunakan software Berkeley Internet Name Domain (BIND). BIND ini memiliki dua sisi, yaitu sisi client dan sisi server. Sisi client disebut resolver. Resolver ini bertugas membangkitkan pertanyaan mengenai informasi domain name yang dikirimkan kepada sisi server. Sisi server BIND ini adalah sebuah daemon yang disebut named. Ia yang akan menjawab query-query dari resolver yang diberikan kepadanya.

Pada saat BIND dijalankan, ia memiliki 4 modus operasi, yaitu :

· Resolver-only

Komputer hanya membangkitkan query informasi domain name kepada sebuah DNS server dan tidak menjalankan fungsi DNS server.

· Caching-only

Komputer menjalankan fungsi name server tetapi tidak memiliki database DNS server. Ia hanya mempelajari jawaban-jawaban query yang diberikan oleh remote DNS server dan menyimpannya dalam memory. Data-data dalam memory tersebut akan digunakan untuk menjawab query selanjutnya yang diberikan kepadanya.

· Primary server

Komputer menjalankan fungsi name server berdasarkan database yang dimilikinya. Database ini dibangun oleh administrator DNS. Server ini menjadi authoritative source bagi domain tertentu.

· Secondary server

Komputer menjalankan fungsi name server berdasarkan database yang diambil dari primary server. Proses pengambilan file database ini sering disebut zone file transfer. Ia juga menjadi authoritative source bagi domain tersebut.

Resolver-only

Saat berada dalam modus resolver-only, BIND akan mencari file /etc/resolv.conf (pada UNIX umum) dan membaca konfigurasi yang tertera dalam file tersebut. Jika BIND tidak menemukan file tersebut maka ia akan menggunakan konfigurasi standar yang dimilikinya.

Bentuk dasar sintaks pada file /etc/resolv.conf adalah sebagai berikut :

domain name

nameserver address

[nameserver address]

domain menyatakan default domain seperti yang didefinisikan oleh entry name. Jika ada penulisan nama host yang tidak mengandung tanda baca titik maka resolver akan menambahkan entry name di belakang nama host tersebut. Sebagai contoh, jika Anda menuliskan host name mail saja dan entry name berisi ptn.co.id maka resolver akan menggunakan nama mail.ptn.co.id.

nameserver menyatakan server mana yang harus dihubungi jika ada query dari resolver mengenai domain di atas. Apabila server tersebut tidak bisa dihubungi, server selanjutnya menjadi sasaran lemparan query.

Contoh listing file /etc/resolv.conf :

# Resolver configuration file

domain ptn.co.id

# Server terdekat adalah mumet.ptn.co.id, IP 169.98.3.1

nameserver 169.98.3.2

# Gagal ??? Coba server kedua : nggliyeng.ptn.co.id, IP 169.98.2.15

nameserver 169.98.2.15

# Gagal lagi ??? Server ketiga : ngeh.ptn.co.id, IP 169.98.1.2

nameserver 169.98.1.2

Ketiga modus selanjutnya dapat dijalankan secara bersamaan atau berdiri sendiri pada sebuah komputer yang menjadi DNS server. Pengaturan modus ini dilakukan pada konfigurasi daemon named. File-file penting yang menjadi acuan bagi named untuk beroperasi adalah named.boot, data_cache, data_domain, dan data_reverse. named.boot adalah file yang berisi boot script bagi DNS server. data_cache adalah file yang berisi DNS root server. data_domain adalah file yang berisi pemetaan dari FQDN ke IP Address dan data terlengkap dari domain yang bersangkutan. data_reverse adalah file yang berisi data mengenai pemetaan IP Address ke FQDN. Pada sistem operasi UNIX, file-file tersebut terletak di direktori /etc/namedb. Direktori tersebut menjadi default bagi named.

File konfigurasi yang paling penting bagi named adalah file /etc/namedb/named.boot. File ini berisikan perintah-perintah yang mendefinisikan fungsi named sebagai caching-only server, primary server, atau secondary server.

Caching-only

Jika kita ingin mengatur agar named hanya beroperasi pada modus caching-only maka file named.boot hanya berisi perintah cache diikuti nama file yang berisi server-server utama yang menjadi tempat melemparkan query.

Berikut ini contoh file named.boot dimana kita mengatur named agar beroperasi pada modus caching-only :

; file named.boot

;

; mendefinisikan default directory

directory /etc/namedb

;

; menjadi caching-only server

cache data_cache

;

Primary Server

Jika kita menghendaki named pada komputer kita menjadi primary server, kita tambahkan kata primary diikuti domain yang dipegang oleh named tersebut dan diakhiri dengan nama file yang berisi database domain tersebut..

Sebagai contoh, komputer kita menjadi primary server untuk domain ptn.co.id dengan file data_domain berjudul ptn. Sebaiknya, sebuah primary server juga menjalankan fungsi caching-only. Hal ini untuk menambah kehandalan server dalam menjawab query-query yang cukup rumit. File named.boot akan berisi sebagai berikut :

; file named.boot

;

; mendefinisikan default directory

directory /etc/namedb

;

; menjadi caching-only server

cache data_cache

;

; menjadi primary server atas domain ptn.co.id

primary ptn.co.id ptn

;

; menjadi primary server atas pemetaan IP Address 169.98.1.x ke FQDN

primary 1.98.169.IN-ADDR.ARPA rev_169.98.1.x

;

Jika komputer kita juga menjadi primary server atas pemetaan IP Address 169.98.1.x ke FQDN maka kita tambahkan entry yang terakhir.

Secondary Server

Secondary server adalah DNS server yang menggunakan database domain yang ditransfer dari primary server. Untuk mengatur server agar menjadi secondary bagi domain tertentu, kita tambahkan kata secondary diikuti dengan domain yang dipegang, kemudian diikuti oleh IP Address primary server dan diakhiri dengan nama file databasenya.

Sebagai contoh, komputer kita akan bertindak sebagai secondary server untuk domain pts.ac.id. Primary server domain dipegang oleh server dns.pts.ac.id dengan nomor IP Address 190.21.85.2. Kita edit file named.boot sehingga menjadi seperti berikut :

; file named.boot

;

; mendefinisikan default directory

directory /etc/namedb

;

; menjadi caching-only server

cache data_cache

;

; menjadi primary server atas domain ptn.co.id

primary ptn.co.id ptn

;

; menjadi secondary server atas domain pts.ac.id dari dns.pts.ac.id

secondary pts.ac.id 190.21.85.2 sec_pts

;

; menjadi primary server atas pemetaan IP Address 169.98.1.x ke FQDN

primary 1.98.169.IN-ADDR.ARPA rev/rev_169.98.1.x

;

; menjadi secondary server atas pemetaan IP Address 190.21.85.x ke FQDN

secondary 85.21.190.IN-ADDR.ARPA 190.21.85.2 rev/sec_190.21.85.x

Jika kita juga menjadi secondary server atas pemetaan IP Address 190.21.85.x ke FQDN dari server dns.pts.ac.id kita tambahkan entry yang terakhir.

Langkah selanjutnya adalah membuat file data_domain dan data_reverse (seperti file ptn dan rev/rev_169.98.1.x) yang akan dibahas pada artikel mendatang.

READ MORE - Mengkonfigurasi DNS Server

Local area network

by cyberBlack provides the latest news | 23.21 in |

Jaringan wilayah lokal (bahasa Inggris: local area network biasa disingkat LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

  1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

READ MORE - Local area network

flag counter

free counters

rank blog

The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di Dadaku

Your website value?

banner

time

my banner

hasil-nya :

c-box

geo counter